Profil Lembaga

1. Dasar Hukum Pendirian dan Struktur Organisasi

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Syiah Kuala (USK) merupakan salah satu unsur pelaksana akademik yang melaksanakan tugas pokok dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pada awalnya, lembaga ini berstatus sebagai Pusat Penelitian Universitas Syiah Kuala berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 0217/O/1982 dan dijalankan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Syiah Kuala nomor 11 Tahun 1983. Pada tahun 1993, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 0128/O/1993 dibentuk Lembaga Penelitian Universitas Syiah Kuala. Pada tahun 2015, berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi nomor 48 tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Syiah Kuala, Pasal 94, Lembaga Penelitian berubah menjadi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Lembaga ini mempunyai tugas melaksanakan koordinasi, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai pasal 95.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi dan tujuan yang spesifik dan dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pusat-pusat riset pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Syiah Kuala, pada tahun 2022 ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Rektor nomor 159/UN11/KPT/2022 tanggal 13 Januari 2022. Saat ini, terdapat 27 pusat riset pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Syiah Kuala.

 

2. Visi, Misi dan Kebijakan Mutu

Visi

Menjadi lembaga riset terkemuka dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan berkemampuan merancang, merumuskan, dan melaksanakan kebijakan dan strategi pembangunan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Misi

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan riset sesuai kebutuhan pembangunan daerah, nasional, dan internasional.
  2. Membangun dan meningkatkan kemitraan riset antar instansi terkait.
  3. Mengeksploitasi dan mengeksplorasi fokus riset-riset unggulan.
  4. Menghasilkan peneliti-peneliti yang kompetitif.
  5. Mendiseminasi hasil-hasil riset melalui jurnal ilmiah, seminar, konferensi, simposium, dan pameran.
  6. Mewujudkan keterhubungan dan kesesuaian (link and match) antara riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat.
  7. Mempercepat pengembangan perguruan tinggi menuju universitas riset.

Kebijakan Mutu

Kebijakan mutu disusun mengacu pada visi, misi dan tujuan dengan semangat kerja yaitu:
“Peningkatan Mutu Penelitian dan Pengabdian untuk Menghasilkan Invensi dan Inovasi yang Berkualitas sebagai Penghela Daya Saing Universitas”

 

3. Pimpinan Lembaga

Berdasarkan Permen Ristekdikti Nomor 48 tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Syiah Kuala, Pasal 94, Lembaga Penelitian berubah namanya menjadi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Sejak perubahan Organisasi dan Tata Kerja Universitas Syiah Kuala, LPPM telah mengalami 2 kali pergantian Ketua Lembaga yaitu :

I Periode 2015 – 2018 Prof. Dr. Ir. H. Hasanuddin, M.S.
II Periode 2018 – sekarang Prof. Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si., M.Tech

 

4. Korespondensi

Alamat : Jalan Teuku Nyak Arief Gedung Kantor Pusat Administrasi Sayap Selatan Lantai 2 Kopelma Darussalam, Banda Aceh, 23111

Nomor Telpon : 0651-7555262
Nomor Fax : 0651-7555261
Website : www.lppm.unsyiah.ac.id
Nomor NPWP : 00.187.958.4-101.000
Email : lppm@unsyiah.ac.id

 

5. Prestasi Lembaga

5.1 Publikasi

Berdasarkan Scimago per bulan Februari 2022, Universitas Syiah Kuala menempati posisi top 13 secara nasional dan berdasarkan Scopus berada pada posisi 15 secara nasional.

5.2 Paten

Jumlah paten setiap tahun terus diajukan untuk mendapat sertifikat paten (granted). Pada tahun 2017, paten dengan judul Sistem Penyimpanan Citra Yang Aman Untuk Penjualan Melalui Internet karya inventor Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng. dari Fakultas Teknik dan tahun 2019 paten dengan judul Proses Pembuatan Membran Poliuretan dari Asam Lemak Minyak Jarak dan Metilen Diisosianat karya inventor Dr. Ir. Marlina, M.Si dari Fakultas MIPA.

Pada tahun 2020, paten granted dengan judul Proses Pembuatan Ekstrak Jaloh sebagai Suplemen untuk Mengurangi Dampak Stres Panas Pada Ayam dan Produk, karya invensi Sugito, M. Isa, M. Hambal, Samadi, Mira Delima, paten dengan judul Proses Pembuatan Mayones Rendah Lemak Menggunakan Pati Sukun Termodifikasi Osa (Oktenil Suksinat Anhidrida) sebagai Pensubstitusi Minyak Nabati, karya invensi Sri Haryani, kemudian paten granted dengan judul Komposisi Bahan untuk Membuat Membrane Polietersulfon dan Karakteristik Membran dari Bahan tersebut, karya invensi Nasrul AR. Sri Mulyati, Rahmat Sunarya, Ahmad Ghufran, serta paten dengan judul Wind Cup Turbin Ventilator dengan inventor Zulfadhli, Darwin serta paten granted dengan judul Invensi Ekstraksi Gelatin dari Limbah Padat Kulit dan Sisik Ikan Tuna dengan inventor Zulfahrizal, Normalina Arpi.

Pada tahun 2021, paten granted dengan judul Alat Pemotong Tunggul Tebu pada Traktor Roda Dua, karya inventor Syafriandi, Hendri Syah, Susi Chairani, Alat dan Proses Pembuatan Velg Sepeda Motor Melalui Teknik Pengecoran Sentrifugal dan Sinusoida, karya inventor Akhyar, Ahmad Farhan, Metode Semisintesis Turunan Eurikumanon Monosubstitusi (Eurikumanon Monovalerat) sebagai Antiplasmodium, karya inventor Hanifah Yusuf, dan Formulasi Ransum Kambing Peranakan Etawa Untuk Produksi Susu Kaya Antioksidan, karya inventor Dzarnisa, Didy Rachmady, Cut Intan Novita.

5.3 Pengalaman Riset dan Kerja Sama Riset

Pada tahun 2017, jumlah proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sumber dana DRPM yang didanai sebanyak 173 judul dengan total dana sebesar Rp. 16.859.590.000, sementara dari sumber dana PNBP, jumlah proposal yang didanai sebanyak 90 judul dengan total dana sebesar Rp. 7.705.000.000.

Pada tahun 2018, jumlah proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sumber dana DRPM yang didanai sebanyak 155 judul dengan total dana sebesar Rp. 13.545.373.000, sementara dari sumber dana PNBP, jumlah proposal yang didanai sebanyak 222 judul dengan total dana sebesar Rp. 13.613.750.000.

Pada tahun 2019, jumlah proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sumber dana DRPM yang didanai sebanyak 142 judul dengan total dana sebesar Rp. 13.684.083.850, sementara dari sumber dana PNBP, jumlah proposal yang didanai sebanyak 279 judul dengan total dana sebesar Rp. 21.186.000.000.

Pada tahun 2020, jumlah proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sumber dana DRPM yang didanai sebanyak 87 judul dengan total dana sebesar Rp. 8.510.643.000, sementara dari sumber dana PNBP, jumlah proposal yang didanai sebanyak 364 judul dengan total dana sebesar Rp. 19.410.160.000.

Pada tahun 2021, jumlah proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sumber dana DRPM yang didanai sebanyak 28 judul dengan total dana sebesar Rp. 2.670.670.000, sementara dari sumber dana PNBP, jumlah proposal yang didanai sebanyak 443 judul dengan total dana sebesar Rp. 22.609.877.600.

Dalam 5 tahun terakhir, terlihat bahwa jumlah proposal yang didanai dan total dana yang diberikan terus meningkat, terutama dari sumber dana PNBP (internal). Penurunan pendanaan dari DRPM salah satunya diakibatkan oleh realokasi anggaran di kementerian akibat pandemi Covid-19 pada tahun 2020 dan 2021.

5.4 Penghargaan Riset (Inovasi)

  1. Lomba Desain Kontruksi Bendungan Nasional 2019
  2. Kontes Robot Indonesia (Lamuri Robotics)
  3. Koetaradja Nakahi dan Koetaraja Nakamo
  4. Mobil listrik Malem Dewa
  5. Robot Terbang Indonesia
  6. Teknologi Tepat Guna Alat Produksi Minyak Nabati Multi Umpan

5.5 Produk Riset/Inovasi (Luaran)
Pusat Riset Atsiri atau Pusat Unggalan IPTEK Nilam Aceh telah menghasilkan berbagai produk inovasi yang memanfaatkan minyak nilam sebagai bahan unggulannya. Produk-produk tersebut adalah Parfume Neelam, Aku Care (balsem cair), Milamo (scrub kopi), Cantila (handzinetizer), Biola (lotion antinyamuk), Naturi (essential oil), Biolotion (lotion), Yagi (sabun), dan Ramu (essential oil dan garam spa). Selain itu, hasil riset Prof. Dani Supardan, berhasil mengembangkan Teknologi Tepat Guna dengan judul Alat Produksi Minyak Nabati Multi Umpan yang berhasil mendapat Juara Harapan 1 Lomba Inovasi TTG Tingkat Nasional 2019. Pada tahun 2021, Universitas Syiah Kuala memberi hibah Hilirisasi Produk Inovasi kepada 3 inventor dengan total dana Rp. 150.000.000 masing-masing untuk inovasi (1) Dr. Akhyar, ST., MP., M.Eng., IPM dengan judul Produksi Hasil lnvensi Rangka Sepeda melalui Teknologi Metal Cutting dan Bending pada Plat Logam, (2) Dr. Muhammad Rizal, S.T, M.Sc dengan judul Hilirisasi Inovasi Stationary Semiconductor Dynamometer 3-Axis (Stationary SemiDyn-3A) untuk Pengukuran Gaya Pemotongan Dinamik Proses Pemesinan, dan (3) Dr. -Ing. Sri Haryani, S.TP., M.Sc dengan judul HiLirisasi Produk Inovasi Keumamah Tumis Siap Saji dalam Kemasan Kaleng tanpa Pengawet dengan Umur Simpan Minimal Satu Tahun pada Suhu Ruang.

5.6 Sertifikasi Mutu Lembaga:
Saat ini, LPPM Universitas Syiah Kuala masuk dalam Klaster Mandiri secara nasional dan telah tersertifikasi ISO 9001:2015 sejak 2020.